PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM – Peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Kamis (25/06), menjadi momentum penting untuk mempertegas esensi kepedulian terhadap sesama. Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pangkalpinang, H. Paidi, mengingatkan kembali bahwa memuliakan anak yatim bukan sekadar anjuran, melainkan kewajiban moral yang harus diprioritaskan.
Dalam sambutannya, H. Paidi menekankan bahwa kehadiran anak-anak yatim di tengah masyarakat menuntut perhatian dan kasih sayang yang tulus dari seluruh elemen umat.
“Anak yatim itu harus diberikan kasih sayang. Salah satu amalan utama di bulan Muharram ini adalah dengan menyantuni anak yatim dan memperbanyak sedekah,” ungkap Paidi di hadapan para tamu undangan.
Lebih lanjut, Paidi secara khusus menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas komitmen serta kontribusi berkelanjutan yang telah diberikan oleh Kemenag Kota Pangkalpinang kepada Baznas selama ini. Langkah Kemenag dinilai menjadi teladan nyata dalam menggerakkan ekosistem filantropi Islam di daerah.
“Kami sangat berterima kasih atas kontribusi yang telah Kemenag berikan ke Baznas. Kemenag telah memberikan contoh yang sangat baik kepada masyarakat luas bagaimana mengimplementasikan kepedulian secara nyata,” tambahnya.
Sebagai lembaga resmi yang diamanahkan untuk mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah, Baznas memastikan bahwa setiap dana yang terhimpun—termasuk dukungan dari Kemenag—akan langsung disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan (mustahik). Melalui sinergi yang kuat ini, diharapkan rantai kemiskinan dan keterbatasan sosial di Kota Pangkalpinang dapat terus ditekan melalui semangat berbagi di bulan mulia. (Imelda)









