H. Ihsan Syarif Harapkan Kemah Lintas Agama FKUB Lahirkan Duta Penjaga Kedamaian

oleh -468 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKA, BERITA-FAKTA.COM – Pelaksanaan Kemah Pemuda Lintas Agama edisi ke-5 yang diinisiasi oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pangkalpinang mendapat apresiasi mendalam dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Daar El Ihsan, Desa Petaling, Kabupaten Bangka ini dinilai sukses menjadi simbol pergerakan perdamaian yang konsisten.

 

banner 336x280

Hadir memantau langsung jalannya pembukaan pada Jumat (19/6/2026), Ketua Tim Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kanwil Kemenag Babel, H. Ihsan Syarif, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya mewakili Plt. Kepala Kantor Wilayah.

 

Menurut Ihsan, konsistensi FKUB Kota Pangkalpinang dalam menggandeng Kesbangpol serta Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk tetap menggelar agenda tahunan ini adalah capaian yang luar biasa, terutama di tengah tantangan finansial kelembagaan saat ini.

 

“Di tengah-tengah efisiensi anggaran yang semakin minim pada tahun ini, FKUB bersama Kesbangpol dan Pemkot Pangkalpinang tetap membuktikan komitmennya melaksanakan agenda rutin ini. Hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bangka Belitung,” ujar Ihsan Syarif saat memberikan keterangan pers.

 

Ihsan menegaskan bahwa esensi dari program merawat kerukunan tidak boleh terhambat oleh ada atau tidak adanya anggaran. Komitmen tanpa batas inilah yang diharapkan mampu memicu pengurus FKUB di tingkat kabupaten/kota lain di Bangka Belitung untuk kembali menggiatkan aktivitas serupa yang bertemakan keharmonisan antarumat.

 

Terkait target jangka panjang dari perkemahan yang akan berlangsung selama tiga hari ini, Ihsan Syarif menaruh harapan besar pada transformasi karakter para peserta pasca-kegiatan.

 

Generasi muda lintas iman yang digembleng di dalam pesantren tersebut diproyeksikan untuk menjadi “Duta Kerukunan” yang aktif bergerak di tengah masyarakat, baik secara fisik maupun di ruang digital.

 

“Kami mengharapkan terciptanya duta-duta kerukunan yang siap menyebarkan ‘virus-virus’ kedamaian serta membawa angin segar bagi keharmonisan di Bangka Belitung. Melalui pembekalan selama tiga hari ini, mereka akan membawa pulang hasil yang konkret,” tuturnya.

 

Lebih lanjut, Ihsan menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan media sosial oleh para peserta kemah. Di era digital, kreativitas pemuda di platform digital diharapkan mampu memviralkan narasi-narasi positif mengenai toleransi ke wilayah yang lebih luas.

 

Langkah ini dirasa krusial guna memperkuat citra dan mempertahankan status historis Bumi Serumpun Sebalai yang dikenal dunia luar sebagai daerah yang aman.

 

“Melalui media sosial yang mereka miliki, tema-tema kerukunan ini harus diviralkan. Ini penting agar masyarakat luas mengetahui secara pasti bahwa Bangka Belitung sampai saat ini memang terkenal sebagai daerah yang mempertahankan status zero conflict (nol konflik),” pungkas Ihsan. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.