BANGKA, BERITA-FAKTA.COM – Suara deburan ombak dan semilir angin mengiringi keceriaan acara pelepasan serta perpisahan siswa-siswi Raudhatul Athfal (RA) Perwanida II Kota Pangkalpinang. Kegiatan yang berlangsung khidmat sekaligus meriah ini digelar di destinasi wisata Pantai Pulau Tiga (Pantai Bio), Kamis (04/06).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Hj. Saharah. Kehadirannya memberikan motivasi tersendiri bagi para guru, orang tua, serta anak-anak yang telah menyelesaikan masa belajarnya di jenjang pendidikan anak usia dini tersebut.
Dalam sambutannya, Hj. Saharah memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran pendidik RA Perwanida II yang telah bersabar dan tulus dalam membimbing para siswa. Beliau menekankan bahwa pendidikan di tingkat RA merupakan fondasi krusial bagi tumbuh kembang anak.
“Pendidikan anak usia dini, khususnya di lingkungan RA, bukan hanya soal calistung (baca, tulis, hitung), melainkan bagaimana kita menanamkan nilai-nilai karakter, akhlakul karimah, dan kemandirian sejak dini. Ini adalah modal utama mereka untuk melangkah ke jenjang selanjutnya,” ujar Hj. Saharah.
Lebih lanjut, Hj. Saharah juga mengingatkan para orang tua/wali murid untuk terus mengawal tumbuh kembang anak-anak mereka setelah lulus dari RA. Menurutnya, sinergi antara madrasah dan orang tua adalah kunci keberhasilan pendidikan anak.
Pendidikan Berkelanjutan: Menghimbau orang tua untuk melanjutkan pendidikan anak ke jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau sekolah dasar yang mengutamakan pendidikan agama; Pendampingan di Rumah: Menjaga nilai-nilai keagamaan yang telah diajarkan di RA agar tetap dipraktikkan di rumah.
Pemilihan Pantai Pulau Tiga (Pantai Bio) sebagai lokasi acara memberikan kesan tersendiri. Selain menjadi ajang silaturahmi, konsep outdoor ini sengaja dipilih untuk memberikan ruang bagi anak-anak agar dapat berinteraksi langsung dengan alam, yang juga menjadi bagian dari metode pembelajaran edukatif-rekreatif.
Acara pelepasan ditandai dengan prosesi simbolis penyerahan ijazah atau medali kelulusan kepada para siswa, yang diselingi dengan berbagai penampilan bakat dari anak-anak RA Perwanida II. Isak tangis haru dan tawa bahagia mewarnai pelepasan tersebut, menandai kesiapan mereka untuk melangkah ke gerbang pendidikan yang lebih tinggi. (Imelda)









