Gali Potensi Dhamma, 113 Pelajar SMP se-Babel Ikuti Buddhist Camp di Vihara Buddhis Svakha

oleh -599 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKA, BERITA-FAKTA.COM – Sebanyak 113 pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari berbagai penjuru Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkumpul dalam kegiatan Buddhist Camp 2023. Kegiatan yang berlangsung di Vihara Buddhis Svakha, Sungailiat, Kabupaten Bangka ini dihadiri langsung oleh Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Misno, pada Kamis (12/03/2023).

 

banner 336x280

Kegiatan berskala provinsi ini menjadi potret sinergi yang kuat antara birokrasi dan praktisi pendidikan. Selain kehadiran Misno, acara ini juga dihadiri oleh Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kanwil Kemenag Babel, Sakiyo, para Penyelenggara Buddha Kabupaten/Kota lainnya, perwakilan Persatuan Guru Agama Buddha Indonesia (PERGABI), Ketua Vihara Buddhis Svakha, serta jajaran guru agama Buddha.

 

Kehadiran para tokoh ini menunjukkan komitmen kolektif dalam memastikan generasi muda Buddhis mendapatkan pendampingan spiritual yang terstruktur dan berkualitas.

 

Bukan sekadar perkemahan biasa, Buddhist Camp ini dirancang sebagai wadah transformasi karakter. Di tengah gempuran arus digitalisasi, para peserta diajak kembali mendalami nilai-nilai luhur ajaran Buddha guna membangun pribadi yang beretika, disiplin, dan peduli terhadap sesama.

 

Penyelenggara Buddha Kota Pangkalpinang, Misno, memberikan penekanan khusus pada pentingnya penerapan nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan sehari-hari siswa.

 

“Kami melihat tantangan generasi muda ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, melalui Buddhist Camp ini, kita ingin memastikan bahwa nilai-nilai Dhamma bukan hanya sekadar teori di atas kertas atau hafalan di sekolah, melainkan menjadi gaya hidup (lifestyle) bagi anak-anak kita,” ujar Misno di sela-sela peninjauan kegiatan.

 

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang. “Jika fondasi karakternya kuat, mereka akan menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati dan kontribusi positif bagi masyarakat luas,” imbuhnya.

 

Selama kegiatan, antusiasme para peserta terlihat sangat tinggi. Mereka mengikuti berbagai rangkaian acara mulai dari meditasi bersama, pendalaman kitab suci, hingga diskusi kelompok yang merangsang kekompakan antar pelajar dari daerah yang berbeda-beda.

 

Kegiatan ini diharapkan mampu mencairkan batasan geografis antar pelajar di Kepulauan Bangka Belitung, sehingga tercipta jejaring pertemanan positif yang berlandaskan spiritualitas. Hingga akhir acara, suasana kebersamaan dan keceriaan tetap terjaga, menandakan keberhasilan pembinaan generasi muda Buddhis di Bumi Serumpun Sebalai. (Gema)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.