Tutup Festival Kepemudaan 2026, Dispora Pangkalpinang Soroti Tantangan “Generasi Stroberi” dan Wadah Kreativitas Anak Muda

oleh -78 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG,BERITA-FAKTA.COM — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pangkalpinang resmi menutup rangkaian kegiatan Festival Kepemudaan Kota Pangkalpinang 2026 yang dihelat di Taman Sari (Wilhelmina Park), Kota Pangkalpinang, pada Minggu (1/11/2026). Di tengah gelaran kreatif yang meriah ini, pemerintah setempat turut menyoroti fenomena “Generasi Stroberi” yang kian melekat pada sebagian anak muda masa kini.

 

banner 336x280

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pangkalpinang, Andika Saputra, dalam sambutannya saat menutup acara menyampaikan bahwa festival ini merupakan wadah penting untuk menampung kreativitas, inovasi, serta potensi luar biasa dari kaum muda di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut.

 

“Ini adalah acara festival kepemudaan pertama yang kami lakukan di Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pangkalpinang. Mudah-mudahan acara ini akan selalu ada, karena ini adalah tempat wadah kreativitas, tempat wadah inovasi, tempat wadah semua kaum muda yang memiliki keunggulan dan fungsi kelebihannya masing-masing,” ujar Andika Saputra di hadapan para pemuda dan pengunjung yang hadir.

 

Ia merinci, berbagai kegiatan telah ditampilkan dalam festival yang berlangsung sejak 31 Oktober hingga 1 November 2026 ini, mulai dari zona wirausaha muda, zona kreativitas dan inovasi, lomba mural, lomba tari kreasi, hingga panggung ekspresi pemuda (youth stage) yang menghadirkan komunitas seni serta festival musik.

 

 

Di balik kreativitas Gen Z (kelahiran 1997–2012) yang kian berkembang, Andika juga mengingatkan pentingnya membangun ketangguhan mental di tengah tantangan zaman. Fenomena Strawberry Generation istilah yang menggambarkan anak muda yang tampak kreatif dan percaya diri di luar, namun mudah rapuh, minim daya juang saat menghadapi tekanan, serta menginginkan hasil instan menjadi perhatian serius agar tidak menghambat potensi besar mereka.

 

Kendati demikian, fenomena ini dinilai bukan sepenuhnya kesalahan generasi muda, melainkan pergeseran zaman. Di satu sisi, Generasi Stroberi dikenal jauh lebih kreatif, melek teknologi, peduli terhadap kesehatan mental (work-life balance), serta berani bersuara menentang sistem kerja yang tidak sehat.

 

 

Lebih lanjut, Andika mengungkapkan bahwa penyelenggaraan festival ini juga menjadi langkah awal strategis dalam menyongsong berbagai agenda dan cita-rata kepemudaan nasional ke depan, termasuk persiapan menuju target jangka panjang pemerintah dalam dua tahun mendatang hingga menjelang tahun 2028. Melalui ruang-ruang ekspresi yang konsisten, Dispora Pangkalpinang optimis generasi muda Bangka Belitung mampu bertransformasi menjadi SDM yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing tinggi. (4WD)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.