Cegah Pernikahan Dini dan LGBT, Penyuluh Lintas Agama Kemenag Pangkalpinang Edukasi Siswa SMKN 1

oleh -111 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan zaman yang kian kompleks, generasi muda kerap menjadi kelompok yang paling rentan terpapar dampak negatif modernisasi. Menjawab tantangan tersebut, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang meluncurkan langkah proaktif dengan menerjunkan Tim Penyuluh Lintas Agama untuk membina siswa SMKN 1 Pangkalpinang, Jumat (23/10/2026).

 

banner 336x280

Langkah edukatif ini difokuskan pada penguatan benteng karakter dan moral remaja melalui materi-materi krusial yang tengah melanda era modern, meliputi pencegahan pernikahan dini, bahaya penyimpangan seksual LGBT, hingga pemanfaatan media digital secara bijak dan berkontribusi positif.

 

Kegiatan yang berlangsung interaktif di aula sekolah tersebut dihadiri oleh jajaran pendidik dan tim penyuluh yang terdiri dari Farid Okta Firdaus, Heri Anggara, Dika Pama Widyaningrum, Neng Ilma Aprilyanti, Ennita, Yohanes Bosco Otto, serta Dince. Kolaborasi lintas iman ini menjadi simbol kuat bahwa perlindungan moral anak bangsa merupakan tanggung jawab bersama tanpa sekat perbedaan.

 

Salah satu perwakilan Penyuluh Lintas Agama Kemenag Kota Pangkalpinang, Yohanes Bosco Otto, menegaskan bahwa edukasi ini dirancang khusus untuk merespon realitas sosial yang dihadapi para pelajar saat ini. Menurutnya, media digital memiliki dua sisi mata pisau; di satu sisi menjadi sarana belajar yang luar biasa, namun di sisi lain menjadi pintu masuk ancaman seperti propaganda LGBT dan pergaulan bebas yang memicu pernikahan usia dini.

 

“Kami hadir tidak hanya memberikan pemahaman keagamaan secara dogmatis, tetapi juga membuka ruang dialog kritis. Generasi muda harus bijak memilah konten digital agar tidak terjebak pada gaya hidup yang merusak masa depan mereka, seperti pergaulan bebas dan pernikahan dini yang berdampak pada kesehatan fisik maupun mental,” ujar Yohanes di sela-sela kegiatan.

 

Ia menambahkan bahwa literasi digital yang kokoh serta pemahaman agama yang inklusif dan mendalam merupakan kunci utama agar para pelajar mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang menyebarkan konten-konten positif di dunia maya.

 

Senada dengan hal tersebut, perwakilan penyuluh lainnya, Neng Ilma Aprilyanti, menekankan pentingnya peran ketahanan keluarga dan penguatan nilai-nilai moral dari lingkungan terdekat bagi para remaja. Menurutnya, pencegahan berbagai bentuk penyimpangan sosial harus dimulai dari kesadaran diri para pelajar dalam menjaga pergaulan sehari-hari.

 

“Remaja saat ini dihadapkan pada arus pergaulan yang sangat terbuka. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk memiliki prinsip diri yang kuat, mampu mengenali batasan-batasan pergaulan yang sehat, serta berani berkata tidak pada hal-hal yang dapat merusak masa depan mereka,” ujar Neng Ilma.

 

Sinergi strategis ini mendapat apresiasi hangat dari pihak sekolah. Kepala SMKN 1 Pangkalpinang, Kurnia Paratiwi, menyambut baik dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Kemenag Kota Pangkalpinang terhadap pembinaan mental serta spiritual para anak didik mereka.

 

“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Tim Penyuluh Lintas Agama Kemenag Pangkalpinang. Isu-isu yang diangkat—seperti LGBT, pernikahan dini, dan etika bermedia sosial—sangat relevan dengan kondisi remaja hari ini. Pembinaan seperti ini sangat membantu sekolah dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademis dan keahlian, tetapi juga berakhlak mulia serta tangguh secara moral,” ungkap Kurnia Paratiwi.

 

Melalui kegiatan pembinaan berkala ini, Kemenag Kota Pangkalpinang dan SMKN 1 Pangkalpinang berharap dapat melahirkan generasi emas yang tidak hanya cerdas berteknologi, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan spiritual yang kuat dalam menghadapi dinamika zaman. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.