Gandeng BAZNAS dan Pemkot, Kemenag Pangkalpinang Matangkan Peringatan Hari Santri

oleh -206 Dilihat
oleh
banner 468x60

PANGKALPINANG, BERITA-FAKTA.COM — Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 pada 22 Oktober mendatang. Melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Kemenag menggelar rapat koordinasi lintas sektor di Ruang Aula Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Selasa (29/09/2026).

 

banner 336x280

Rapat persiapan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubbag TU Kemenag Kota Pangkalpinang, Eyde Tusewijaya, dengan didampingi Kasi PD Pontren, Abdul Khalim. Pertemuan ini turut dihadiri Wakil Ketua BAZNAS Kota Pangkalpinang, H. Paidi, perwakilan Pemerintah Kota Pangkalpinang, pimpinan pondok pesantren, serta sejumlah tamu undangan terkait.

 

Dalam arahannya, Kasubbag TU Eyde Tusewijaya menegaskan bahwa peringatan Hari Santri bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Kemenag, pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh pondok pesantren di Pangkalpinang.

 

“Hari Santri adalah agenda rutin kita bersama. Jika tahun lalu kita melaksanakannya dengan meriah melalui tradisi nganggung dan santunan anak yatim, tahun ini kita ingin mengemasnya lebih teratur dan khidmat. Untuk upacara bendera, kita rencanakan terpisah dari rangkaian kegiatan lainnya agar pelaksanaan ibadah dan upacara berjalan lebih fokus,” ujar Eyde.

 

Sementara itu, Staf Seksi PD Pontren, Muhammad Rasyidin, memaparkan tiga agenda utama yang menjadi fokus pembahasan dalam peringatan HSN tahun ini: Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional, Penyaluran santunan bagi para santri kurang mampu, dan Gerakan Bersih-bersih pondok pesantren bersama Satgas Gerakan Pangkalpinang Asri Bebas dari Sampah.

 

“Jika tahun lalu rangkaian acara dipadatkan dalam satu hari, tahun ini kita susun secara sederhana namun tetap sarat makna dan khidmat. Terkait lokasi upacara, kami segera berkoordinasi dengan Kabag Kesra Pemkot Pangkalpinang,” jelas Rasyidin.

 

Dukungan nyata juga datang dari BAZNAS Kota Pangkalpinang. Wakil Ketua BAZNAS Kota Pangkalpinang, H. Paidi, menyampaikan komitmennya untuk menyalurkan santunan kepada 150 santri yang tersebar di 15 pondok pesantren se-Kota Pangkalpinang.

 

“Masing-masing pondok pesantren akan mendapatkan kuota 10 santri penerima manfaat. Namun, demi menjaga akuntabilitas dan kelancaran regulasi, persyaratannya harus terpenuhi: santri berdomisili di Pangkalpinang, melampirkan fotokopi Kartu Keluarga, Surat Keterangan Aktif Santri, serta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan setempat,” tegas Paidi.

 

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antarinstansi demi menyukseskan seluruh rangkaian peringatan Hari Santri Nasional di Kota Pangkalpinang. (Imelda)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.